Jenis jenis telur
Makanan

Jenis jenis telur yang dapat dikonsumsi manusia, Penting untuk diketahui

Siapa disini yang suka banget sarapan pakai telur ceplok?

Atau siapa yang suka bantu ibu saat memanggang kue?

Pastinya memerlukan telur ayam kan?

Tapi, apakah kalian tahu bahwa ada berbagai jenis telur yang bisa di konsumsi oleh manusia.

Apa sajakah jenis telur tersebut?

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang sering dikonsumsi oleh manusia. Selain cara mengolahnya yang cukup mudah, telur juga tersedia di toko atau warung terdekat sehingga menjadi salah satu pilihan untuk menu masakan. Cara pengolahan telur pun beragam loh. Selain di olah menjadi lauk, telur juga digunakan sebagai bahan dasar kue, roti, pasta, dan berbagai masakan lainnya.

Telur digemari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga lansia. Hal itu di karenakan kandungan dalam telur berguna bagi tubuh manusia. Mengkonsumsi telur secara rutin dapat membantu menstabilkan berat badan, menguatkan sistem imun, dan menjaga kesehatan otak. Karena itulah telur menjadi salah satu bahan makanan wajib yang ada di dapur.

Selain telur ayam, ada berbagai jenis telur yang bisa di konsumsi manusia loh. Berikut merupakan 5 jenis telur yang sering dikonsumsi manusia.

  1. Telur Ayam

Telur ayam merupakan salah satu jenis telur yg paling lazim dikonsumsi manusia. Telur ini mudah dijumpai di toko ataupun warung terdekat. Meskipun harganya sering melunjak, harga telur yang relatif terjangkau menjadikan telur sebagai salah satu protein hewani favorit masyarakat.

Telur ayam juga memiliki banyak varian loh. Ada telur ayam negri, telur ayam kampung, dan telur omega.

Bedanya apa? Bukankah mereka sama-sama telur?

Letak perbedaan yang paling mencolok adalah ukuran dan warna cangkang telur. Telur ayam kampung memiliki warna lebih cerah di banding telur ayam negri. Ukuran telur ayam kampung juga lebih kecil di banding telur ayam negri maupun telur omega. Jika di lihat dari nutrisinya, ketiga jenis telur ayam tersebut memiliki kadar gizi masing-masing. Nutrisi telur omega jauh lebih tinggi di bandung telur ayam negri maupun telur ayam kampung. Namun, ketiga jenis telur ayam tersebut sudah memiliki pasarnya masing-masing sehingga jangan takut bila salah satu di antaranya langka atau malah tidak laku.

  1. Telur ikan

Siapa disini yang suka ambilin telur ikan saat ibu menggoreng ikan?

Biasanya, ikan-ikan yang perutnya gendut menyimpan telur loh. Telur ini enak banget jika di goreng dengan tepung bumbu. Namun hati-hati ketika memisahkan telur dari badan ikan ya! Karena selaput pembungkus telur yang tipis sering robek bila tidak hati-hati ketika mengambilnya.

Selain dari ikan konsumsi yang gendut, telur ikan juga di budidayakan loh. Jika kalian mengunjungi kedai masakan Jepang, pasti tidak asing dengan ikura dan tobiko. Mereka adalah telur ikan salmon dan ikan terbang yang sering di jadikan topping sushi, donburi, dan jenis masakan Jepang lainnya.

  1. Telur puyuh

Telur puyuh juga menjadi salah satu protein yang lazim di konsumsi manusia. Telur ini sering kita jumpai di abang-abang streetfood atau jajanan depan sekolah. Namun, karena kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan sebagian orang mengurangi konsumsi telur ini.

  1. Telur bebek

Tekstur dan aroma telur bebek yang cenderung amis membuat telur ini sering di olah menjadi telur asin sebelum di konsumsi manusia. Namun, ada juga loh beberapa masakan yang menggunakan telur bebek sebagai bahan utamanya. Contohnya, martabak telur spesial, pepes telur bebek, dan kerak telor.

Seiring berjalannya waktu, telur asin mengalami perkembangan varian loh. Ada dua varian telur asin yang sering kita jumpai di toko ataupun pasar, yaitu telur asin original dan telur asin bakar. Selain di konsumsi langsung, kuning telur asin kini sering di olah menjadi varian saus yaitu salted egg. Citarasa asin dan gurih dari kuning telur asin sangat cocok di padukan dengan ayam tepung, jamur goreng krispi, dan saus gorengan dari jenis protein lainnya.

  1. Telur kalkun

Di banding telur lainnya, ukuran telur kalkun cenderung lebih besar. Telur ini sering di konsumsi di negara Amerika dan Eropa. Kandungan kalori dan lemak yang cukup tinggi membuat sebagian besar manusia enggan mengkonsumsi telur kalkun.

jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang management dapur, atau hal tentang dapur silahkan kunjungi Dapurkerja.com

Anda mungkin juga suka...

1 Komentar

  1. […] dulu deh, supaya informasi yang kalian terima lebih lengkap. Baca disini […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *